Keluarga berkunjung
Bapak, ibu, dan adik-adik aku mampir di Salatiga. Ini adalah kali pertama keluarga berkumpul di Salatiga, sejak aku mulai kuliah pada 2006.
Bapak, ibu, dan adik-adik aku mampir di Salatiga. Ini adalah kali pertama keluarga berkumpul di Salatiga, sejak aku mulai kuliah pada 2006.
Sebuah naskah berita yang ditulis Kiko untuk Scientiarum sempat memakai sumber anonim. Ini bikin aku pusing. Pada rapat redaksi tanggal 24 Juni 2008, aku menyatakan menolak untuk meloloskan naskah yang memuat sumber anonim. Sekalian saja, aku usul supaya dibikin beberapa poin baku sebagai standarisasi penulisan berita di Scientiarum.
Salatiga yang notabene adalah “kota pendidikan” justru menjadi tempat dimana jaminan konstitusi terhadap pendidikan diinjak-injak. Bagaimana ini?
Aku bikin kronologi kasus korupsi buku Balai Pustaka di Salatiga. Rencananya, kronologi ini akan dipakai sebuah organisasi masyarakat di Salatiga untuk mengawal pengusutan kasus ini, yang lebih banyak nggantungnya daripada jalannya.
Gabriella “Lala” Kusuma, adik kelas aku di SMA Kristen Petra 5, mengirim email. Ia bercerita soal perjuangan dia dan teman-temannya menerbitkan majalah Krisma. Dulu, ketika aku masih SMA, aku juga sempat belajar menulis di majalah itu.
Malam ini aku tak jadi menumpang tidur di Pattimura lagi. Aku memutuskan untuk menginap di kampus agar bisa melembur kronologi kasus korupsi pengadaan buku Balai Pustaka, yang menurut audit BPKP Jawa Tengah telah merugikan negara sebesar Rp 7,4 miliar.
Copyright © 2007-2008 Satria Anandita Nonoputra. Powered by WordPress, DePo Clean, and Dapur Hosting.