Monthly Archive for August, 2009

Menjawab Catatan Pinggir Nick Wiratmoko

Pertama, saya memang tak tertarik untuk membuat satu konsep identitas manusia Satya Wacana secara “umum” karena itu akan jadi “bohong-bohongan” saja. Apanya yang “umum”? Bukankah semuanya penafsiran-reflektif pribadi saja? Atau hanya segelintir orang? Catatan-catatan sumber Notohamidjojo pun hanyalah hasil penafsiran pribadi, tapi kemudian dianggap “umum” dan “sah” untuk komunitas Satya Wacana, semata-mata karena dia adalah “leluhur” kita, lebih dulu ada daripada kita. Pembacaan saya seperti itu. CMIIW.

Read the rest »

Identitas Manusia Satya Wacana

Alkisah hiduplah seorang mahasiswa bernama Yodie Hardiyan. Dia kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Satya Wacana angkatan 2006, sama dengan saya. Sekitar sebulan yang lalu, Yodie membawakan makalah diskusi bulanan Kelompok Diskusi In(ter)disipliner. Dia bicara panjang lebar soal Kredit Keaktifan Mahasiswa — di FE itu disebut “point card” — hal yang sepertinya sudah jadi keprihatinannya sejak lama.

Read the rest »

Mencobai Teori Kebetulan

Belakangan ini aku sedikit “resah” melihat kelakuan beberapa mahasiswa Satya, yang dengan seenak jidatnya membenarkan (atau menyalahkan) sesuatu atas dasar teori-teori (tentang) kebenaran, tanpa sedikitpun menguji kebenaran teori itu sendiri.

Ini ibarat menudingkan (dengan pasti) sebuah tuduhan mencuri kepada seorang anak, dan langsung menjatuhkan hukuman kepadanya, semata-mata karena ayahnya dulu juga pernah mencuri — buah jatuh tak jauh dari pohon, kata orang. Sekalipun tak pernah ada bukti bahwa anak itu telah mencuri, atau anak itu benar-benar (dalam faktanya) tak pernah mencuri, penuding tuduhan dan penjatuh hukuman itu tetap ngeyel dengan penilaian mereka sendiri.

Read the rest »