Monthly Archive for February, 2010

Fakultas Kebebasan

Ada satu lakon klasik yang belum usai dipentaskan di panggung sandiwara pendidikan kita sampai hari ini: dosen yang susah payah mengajar di depan, sementara mahasiswanya tidak memperhatikan; ada yang tertidur, sebagian merumpi, dan sisanya melamun sendiri. Ujung cerita ini biasanya mudah ditebak: sang dosen meledak, dan suasana kelas jadi tak enak. Proses belajar-mengajar (PBM) rusak.

Read the rest »

Di Rembang

Malam itu bau asin menyambut kami dengan semerbak. Angin menyapu wajah yang lelah, sementara gerbang itu mulai tampak. Dengan huruf kapital, padanya besar-besar terterak: REMBANG BANGKIT. Adakah Rembang pernah — atau tengah — tergeletak?

Mungkin seseorang punya jawabnya buat kami. Atau mungkin data-data ekonomi. Tiga tahun yang lalu, dua dosen sekolah tinggi ilmu ekonomi di kabupaten ini menulis di koran: sejak tahun 2005 Rembang adalah satu dari tiga kabupaten “tertinggal” di Jawa Tengah, selain Banjarnegara dan Wonogiri. Dua dosen itu mencatat ketergantungan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Rembang terhadap sokongan dana Pemerintah Pusat, karena pendapatan asli daerah (PAD) yang tak mumpuni. Sebuah abstrak skripsi tahun 2009 yang pernah saya temui mengafirmasi catatan ini.

Read the rest »

Siung

siung SiungKini aku sadar mengapa pantai itu begitu berarti buatku. Di sana aku merasa dirasakan. Aku bebas melarutkan segala rasa kepada tiap ombak yang kusambut datang. Rasa yang adanya melampaui bahasa. Yang tak terpikirkan. Di sana, laut memahamiku lebih karib ketimbang manusia — dan mungkin Tuhan.

Read the rest »