Monthly Archive for March, 2010

The Outsider

the outsider The OutsiderKubeli novel itu seminggu yang lalu, dan sejak itu aku tak pernah tahu apa yang dilakukannya padaku. Aku melihatnya sekilas ketika hendak meninggalkan toko buku. Agak kecewa karena buku yang kucari sedang di luar stok, dan mereka tak bisa membuatnya masuk. Buku-buku lain gagal menarik minatku. Pada saat itulah kulihat nama Albert Camus pada novel itu. Segera kusambar dan kubayar. Lalu kubaca, mula-mula dalam keramaian.

Read the rest »

Menyoal Amsal

Amsal 1:7 adalah salah satu ayat terpopuler bagi kalangan akademikus Kristen. Sejak sekolah di Petra, hingga kuliah di Satya Wacana, saya selalu menemukan ayat ini sebagai junjungan kaum intelektual yang dianggap beriman.

Pada 17 Oktober 1956, Oeripan Notohamidjojo sebagai rektor pertama Satya Wacana (waktu itu masih PTPG-KI), menggunakan ayat tersebut sebagai sumber khotbah pembukaan kuliah pertama. Notohamidjojo berkata tegas, menyegani Tuhan adalah pangkal pengetahuan! Hari ini ayat tersebut akan kita temukan pada Alkitab Terjemahan Baru terbitan Lembaga Alkitab Indonesia sebagai tertulis: “Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.”

Read the rest »

Yang Berteman

Ada kalanya — mungkin cukup sering — orang lain tak menginginkan lebih dari kita selain apa yang kita punya. “Kepunyaan kita” dan bukannya “kita”; itu bisa berarti harta benda, atau kualitas-kualitas tertentu yang hinggap sementara pada diri kita. “Diri kita” dan bukannya “kita”.

Pada situasi tertentu kita dapat bertanya, “Andai aku tidak memiliki ini dan itu, atau begini dan begitu, apakah mereka, orang lain itu, akan tetap berkawan denganku? Apakah mereka akan tetap menganggapku ada? Sebagai manusia?” Kita dapat bertanya demikian, dan tak jua mendapatkan jawab, dari “mereka”. Oleh sebab itu, kita sendiri boleh mereka-reka jawabannya.

Read the rest »

Tuhan dan Saya

Tuhan adalah sebuah kata yang mestinya telah hilang dari perbendaharaan, tetapi masih akan saya simpan, setidaknya untuk matakuliah Pendidikan Agama semester ini. Kata seorang teman — dan saya mengamininya — lebih baik bertuhan daripada berkhotbah tentang Tuhan. Namun, apa (atau siapa) itu Tuhan?

Read the rest »

Aborsi Dalam Andaian

Seandainya hari ini saya punya pacar, dan pacar saya hamil karena saya “celakai”, saya masih belum yakin tindakan apa yang akan saya ambil. Akankah saya “lari dari tanggungjawab”? Ataukah saya akan bertanggungjawab, mengambil status MBA (married by accident) dengan segala konsekuensinya? Atau ada alternatif lain, seperti mengimbau pacar saya untuk aborsi, misalnya?

Read the rest »