Monthly Archive for September, 2010

Pengantar Anatomi Scientiarum

Seperti judulnya, tulisan ini cuma pengantar. Pengantar akan membawa kita sampai kepada tujuan, kalau tidak kesasar. Tujuan dari pengantar ini adalah menjelaskan hubungan segitiga antara divisi-divisi Scientiarum: redaksi, bisnis, dan litbang. Supaya penjelasan ini tidak jadi ceramah, maka saya akan menempuh jalur penjelasan lain, yaitu cerita sejarah. Semoga tidak kesasar.

Read the rest »

Potret Bisu

Dahulu, almarhum fotografer Richard Avedon pernah berkata: “Potret-potret saya lebih banyak bertutur tentang saya ketimbang bertutur tentang orang-orang yang saya potret.” Potret dapat mengantar orang untuk menyelami kesadaran pemotretnya, bagaimana ia memandang manusia dan benda di sekitarnya: apakah kawat berkarat dapat menjadi penanda perjalanan abad, atau sekedar logam yang perlahan lumat?

Read the rest »

Muntu

Di tangan Bu Atin, sebatu muntu bisa lebih berguna dari laptop di tanganku. Selama muntunya masih bergerak melumat bumbu lotek di cobek, anak-anak Bu Atin masih bisa sekolah dan kuliah. Sementara laptopku, hampir tak ada yang kukerjakan bersamanya selain mendengarkan musik, menonton bokep, dan menulis notes di Facebook.

Read the rest »