Belakangan ini saya jadi malas bloging di blog ini. Malas untuk membalas komentar-komentar, juga malas untuk jalan-jalan keliling blogosfer. Selain disibukkan dengan pekerjaan, saya juga malas melihat, apalagi bersentuhan dengan konstelasi yang ada.
Ternyata melawan dan mematahkan hegemoni media massa memang tidak mudah, apalagi untuk masalah Soeharto. Walaupun fakta dan logika sudah terbeber, toh masih banyak orang lebih memilih untuk tetap percaya pada media. Ada juga yang tidak memilih media ataupun pendapat saya. Katanya, baik media maupun saya sama-sama tidak seimbang. Tapi, ketika ditanya yang seimbang yang seperti apa, akhirnya juga menjawab tidak tahu.
Ada bloger yang menyatakan bahwa saya adalah seorang yang sok tahu dan tidak beretika, tapi dia sendiri tidak bisa mematahkan argumen yang saya kemukakan. Ada juga bloger yang malah membahas soal umur saya yang masih sepuluh tahun kala rusuh-rusuh reformasi 1998. Dengan umur saya yang masih sepuluh tahun kala itu, kini dia meragukan argumen-argumen yang saya kemukakan, tapi, sekali lagi, dia sendiri tidak memberikan perlawanan sama sekali terhadap argumen-argumen saya. Apakah ini yang dinamakan “ad hominem?”
Yang jelas, itu semua membuat saya malas untuk nimbrung di blog ini maupun di pusat keramaian blogosfer. Belum lagi sejumlah komentar “asal bunyi” yang masuk ke inbox saya, menambah hilang nafsu bloging saya. Posting ini sendiri akhirnya saya tulis tidak lebih sebagai bentuk rasa iba saya buat blog ini, yang sudah seminggu saya telantarkan.
Sebagai pelampiasan, saya membuat tiga blog baru dalam seminggu ini. Semuanya saya gunakan untuk mengalihkan pikiran ini dari semua ingatan-ingatan tak berguna yang saya dapat dari masalah Soeharto kemarin. Maksud saya, saya tidak berniat melupakan masalah Soeharto, melainkan komentar-komentar yang saya dapat karena membahas masalah tersebut. Yang saya inginkan adalah menghapus bekas komentar-komentar itu dari otak saya. Dan sungguh, ternyata belajar adalah sebuah penghiburan yang luar biasa.
Saya membuat blog STR school of thought (STR SOT) untuk kembali meremas-remas otak saya perihal konsep-konsep manajemen yang saya pelajari secara resmi sejak tahun 2006. Saya ingin kembali belajar ekonomi secara menyeluruh, meski fokus saya tetap pada manajemen pengetahuan, teknologi blog, dan pemberdayaan masyarakat usaha kecil menengah. Sebenarnya, blog ini adalah metamorfosis dari blog Camilan Ekonomi yang saya buat hampir setahun yang lalu. Saya mengimpor naskah-naskah yang sudah saya tulis di Camilan Ekonomi ke STR SOT, lalu membaca dan mengedit ulang semuanya.
Saya juga membuat blog STR journalism sebagai tempat saya iseng-iseng berlatih menulis berita, terutama berita langsung (straight news) yang singkat, padat, dan jelas. Di blog ini, saya berlagak seperti wartawan sungguhan. Saya selalu kagum dengan teman-teman wartawan saya di Scientiarum, yang selalu berani menghadapi intimidasi yang timbul sebagai efek dari pemberitaan mereka mengenai suatu kebobrokan. Saya ingin ikut-ikutan berjihad seperti mereka. Entah, saya bukan seorang muslim, tapi dalam pemahaman saya, jihad adalah berjuang demi kebenaran. Dan jurnalisme adalah salah satu jalan untuk itu.
Yang terakhir, saya juga membuat satu blog khusus untuk junk-junk saya yang mungkin memalukan apabila dilihat orang lain. Seharusnya, saya menulis di buku atau di tempat lain saja yang tidak terpublikasi. Tapi, tangan saya ternyata lebih nyaman untuk mengetik di keyboard daripada menulis dengan pena. Lagipula, saya juga berharap suatu saat ada bloger-cum-bidadari-cum-matahari yang tersesat di internet, lalu sudi mampir sejenak untuk membaca publikasi curahan hati saya yang terdalam ini. Semoga.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Duis placerat turpis quis mi mollis imperdiet. Integer luctus suscipit placerat.
1. venus
06/02/2008 06:59 amhalaaahhh…..ini bocah. iya iya, itu saya yg di blogdetik. yg di dagdigdug juga. biasalah, daripada yang mana nama venus dipake orang lain, maka saya akuisisi daripada..halah ribet, heheheh…
eh, soal almarhum, aduh males banget dah. cape sendiri..
venus’s latest post: u r what u blog
2. galih
06/02/2008 08:06 amAugust Dvorak, si penemu layout keyboard DVORAK yang secara teknis lebih nyaman daripada keyboard standar QWERTY, konon pada waktu menjelang kematiannya ia mengeluh, “Dunia ini terlalu bodoh untuk bergerak ke arah kebaikan” [terjemahan bebas]. Ia mengeluh karena kegagalannya merubah standar QWERTY yang lebih mudah dari QWERTY.
galih’s latest post: Sebuah Potret Gaya Hidup
3. det
06/02/2008 08:18 amternyata kamu tidak sehebat yang aku kira! hanya karena perbedaan pendapat saja membuatmu begitu lemah dan terpuruk! ingat sat, sampai dunia ini runtuh, kamu tidak akan pernah bisa menyamakan persepsi semua manusia tentang apapun!
mana si satria yang aku kenal itu?
det’s latest post: Kangen!
4. Anang
06/02/2008 09:21 amsaya percaya pada hati nurani….
Anang’s latest post: Kopdar Internal TPC
5. arri
06/02/2008 09:30 amwalah… uakih banget to sat?
kapasitas otak manusia mungkin sama, tp kandungannya beda2, pernah diperlakukan dgn cara yg berbeda, pola pikirnya beda2 juga
arri’s latest post: Filosofi Luka
6. boris
06/02/2008 01:46 pmbner tuh….orng kita emang pada bego! harto di bela mulu, malah mau di anugerahi pahlawan nasional pula….inilah kebodohan yang di puja! status aja belum jelas, kok udah mau d jadiin pahlawan, klo smua udah clear sih oke saja, i dont give a fuckk anymore about harto….dasar bangssa geblekkk!
boris’s latest post: INI DIA PAHLAWAN KESIANGAN BULAN INI !
7. Hair
06/02/2008 04:05 pmsaya sepakat bahwa jurnalisme adalah salah satu bentuk dari jihad. Lantas yang menjadi pertanyaan, Jurnalisme yang bagaimana dulu yang bisa dikatakan sebagai jihad?
Saya tunggu balasan komentar anda
Hair’s latest post: Benarkah Tuhan Maha Kuasa?
8. sawali tuhusetya
06/02/2008 04:09 pmwalah, dalam seminggu ternyata mas satria dah punya selir2 baru, yak? salut nih! mudah2an semua idealisme mas satria bisa tercurah dan tertumpah utk selir2nya. aslkan bisa berbuat adil dan berimbang, hiks jadi ikut2an sensi.
Mas satria, dunia blogophere memang tak jauh beda dg pertandingan sepak bola, mas. tamu2 yang datang di blog ini kita anggap saja sebagai penonton yang bebas berteriak, bahkan mungkin memaki-maki. sebagai pemain yang baik, tentu saja *halah* bisa menyikapi mana komen penonton yang memamg bisa memacu adrenalin utk terus bermain dan mana yang bikin sensi. udahlah mas, anggap saja di blog ini mas satria juga belajar ttg kecerdasan emosi *halah, maaf kalo sok tahu* sehingga bisa menyikapi komentar yang masuk dg dada yang lapang, tidak ikutan larut ke dalam suasana ndak enak hati. itulah, kalo menurut saya loh, dinamikanya dunia blogsphere. adu debat, adu argumen, dan penerapan jurus2 keilmuan sebagai hal yang wajar terjadi. ternyata bloging juga belajar ttg kearifan dan pendewasaan diri. *mmaf kalo sok nasihatin mas*
Pokoknya, mas satria harus tetap ngeblog di rumah ini. saya sudah kadung jatuh cinta, je, hehehehehe :lol: kan di rumah ini juga mas satria mengajak teman2 dan kolega GO-BLOG! Semangath!
sawali tuhusetya’s latest post: Dilema Peran Kaum Perempuan Pasca-Jawa
9. gempur
06/02/2008 08:38 pmHalah.. gitu aja kok males nge-blog.. ojok koyok aku mas! hehehehehe…
Ini kesimpulan saya:
“Petani bilang enak masa suharto” saya bilang itu wajar, mereka gak tau politik, taunya serba mudah dan enak untuk cari makan, dan itu wajib dipenuhi oleh pemerintahan sekarang.
“Orang golkar dan underbow-nya juga bilang, enakan masa suharto” saya juga bilang itu wajar karena mereka dipiara untuk menjaga kelanggengan kekuasaan.
“sebagian pns dan guru bilang, enak jaman gus dur, apapun sepak terjangnya” itu juga wajar, karena pada masanya gaji pns berlipat-lipat kenaikannya..
so, siapapun yang diuntungkan oleh rezim, maka ia akan mengatakan rezim tersebut baik.
dan yang paling netral menjaga idealisme adalah mahasiswa. karena ia bicara sesuai jamannya. begitupun saya, tahun 98, saya sebagai mahasiswa mengambil sikap untuk melawan dan meruntuhkan suharto karena memang jaman itu memiliki musuh bersama yang patut untuk diruntuhkan. nah, mahasiswa sekarang, silakan cari issue dan gulirkan untuk menjadi keresahan bersama dan memang aktual mewakili suara mayoritas rakyat. Insya Allah akan didukung. Jadi, jangan terjebak, mas! SEMANGAT!
gempur’s latest post: Dampak Negatif Nge-Blog
10. joanne
07/02/2008 10:19 amthks ya udah ngasih tau soal tags ku…
btw aku ga percaya kamu msh 19thn,
blogmu jauh lebih dewasa dari itu :P
dari Satya Wacana berarti?
joanne’s latest post: lega sejenak
11. STR
07/02/2008 03:47 pm@ venus: Nama itu udah termasuk HAKI ya, Mbok? :mrgreen:
@ galih: Thanks ceritanya, Mas.
@ det: Beda pendapat nggak masalah, asal ndak ngawur aja (ndak OOT dan ndak ad hominem). Yang bikin semangatku hilang adalah kenyataan bahwa ternyata yang aku ajak omong/debat/diskusi bukan manusia, tapi kebo. Percuma kan ngomong sama kebo?
@ Anang: Ahh … Ngomong apa to kamu?? Kita di sini ndak lagi bahas hati nurani.
@ arri: Iya, Mbak. Memang beda, tapi yang aku masalahkan di sini adalah kelakuan mereka yang keterlaluan!
12. STR
07/02/2008 03:56 pm@ boris: Kalo mau bahas Soeharto, di posting sebelah aja, Mas. :wink:
@ Hair: Yang jihad adalah yang berpegang pada fakta dan realita.
@ sawali: Iya, Pak. Makasih. Masalahnya, justru jurus2 keilmuannya itu yang pada ndak jalan. Sukanya OOT kalo nggak gitu ad hominem. Pokok permasalahan yang ingin saya cari jawabannya akhirnya malah ndak ketemu. Begitulah.
@ gempur: Masalahnya, pihak-pihak yang diuntungkan itu juga sudah diberi kenyataan yang lain, tapi mereka tetep aja pada pendirian yang sama. Padahal, kalo mau diakal rasional, berdasarkan fakta-fakta yang ada, pengambilan kesimpulan seharusnya ndak menjurus ke situ, Pak.
@ joanne: Sama-sama, Kak. :) Saya memang masih 19 tahun kok. Anda bilang saya dewasa, tapi orang-orang lain bilang saya sok tahu bin sok pintar. Iya, saya mahasiswa Satya Wacana angkatan 2006.
13. sawali tuhusetya
07/02/2008 04:59 pmmas satria, di blog ini saya menemukan banyak hal yang bisa saya serap, khususnya yang berkaitan dengan masalah manajemen. jujur saja aku ndak mudheng. pengunjung yang berdebat secara adhominem ituh saya kira juga sbg bukti bahwa topik yang ditawarkan itu menarik dalam diskursus keilmuan. mas satria saya kira bisa memberikan argumen yang lebih jitu terhadap komen2 adhominem ituh. dus, mas satria ndak boleh dong ikut2an adhominem jugak. kalau itu dilakukan jurus2 keilmuannya jadi ndak mempan dong! ok, mas satria, saya percaya mas satria kok mampu memanage blog ini dg baik, termasuk dalam menyikapi komen2 adhominem ituh.
sawali tuhusetya’s latest post: Terbebas dari Ruang “Tahanan” Akismet
14. STR
07/02/2008 05:13 pm@ sawali: Makasih, Pak. Satu hal yang saya pelajari lagi sekarang: SAYA NDAK BOLEH MUTUNG. Tapi ndak kok, saya ndak sedang meng-ad hominem siapapun di sini, karena semua yang saya paparkan di sini adalah fakta. Saya hanya sedang menunjuk hidung kesalahan, namun bukan meng-ad hominem. :)
15. puput
07/02/2008 05:28 pmjadi sebenarnya, siapa yang reaksioner sat?
*ah lagi² komen asal bunyi*
puput’s latest post: Diantara
16. STR
07/02/2008 05:37 pm@ puput: Lhah, apa hubungannya sama reaktivitas?
*budhal Purbalingga sek*
17. andi bagus
08/02/2008 05:59 amkemarin dirimu ke Semarang ya, si antobilang, gunawan dah ketemu saya dan ngasih tau itu ke saya..Diriku ke jogja bro, tapi maaf gak bisa mampir ke salatiga..nex time maybe i go there..
andi bagus’s latest post: Kopdar TPC diiringi ngendikan AntoBilang
18. STR
08/02/2008 10:10 am@ andi bagus: Kekeke … Iyo, Bro. Kon imlekan nang Jogja to? Nek kon mrene, engko tak jak munggah gunung.
19. isnuansa
08/02/2008 01:01 pmGimana cara bagi waktunya dengan para selir ituh?
isnuansa’s latest post: Knalpot Seksi
20. didut
08/02/2008 01:15 pmsemakin kuat perlawanan kamu juga harus makin kuat sat … BTW TKP lain sudah saya masukkan ke readernya om gugel :D
didut’s latest post: bersih sungai yuk!!
21. Hair
08/02/2008 03:28 pm@STR: Kalo memang seperti itu, bagaimana cara agar kita bisa tau kalau berita yang disampaikan oleh jurnalis itu berpegang pada fakta dan realita? Bukannya mau ber-Suudhan, tapi sangat banyak pemberitan2 media luar sana yang sama sekali tidak bisa dipercaya.
Hair’s latest post: Benarkah Tuhan Maha Kuasa?
22. STR
08/02/2008 04:35 pm@ isnuansa: Ya tinggal dibagi ajah … :)
@ didut: Hehehe …
@ Hair: Gini. Paling baik emang kita sendiri yang cari tahu faktanya. Tapi kalo nggak ada waktu, ya tinggal pilih aja fakta tersedia mana yang dirasa paling valid. Kalo fakta yang tersedia ndak ada yang meyakinkan, ya ndak usah milih sekalian dan ndak usah ikut menghakimi fakta manapun. Karena untuk mengatakan bahwa fakta ini/itu salah, tentu anda harus memiliki sebuah fakta yang benar/anda anggap benar terlebih dahulu.
Adalah sebuah tindakan yang tidak bertanggungjawab apabila anda menyatakan semua fakta yang ada adalah salah, sementara anda sendiri tidak punya fakta yang benar.
23. Edi Psw
09/02/2008 09:24 amWah, hebat nih bisa ngurus blog segitu banyak.
Saya punya blog satu aja hampir nggak keurusan.
Gimana, ada trik-trik toh mas?
Edi Psw’s latest post: Apakah Tujuan Pendidikan?
24. Babe
09/02/2008 11:05 amKuncinya hanyalah pada PIKIRANMU
Semakin kamu berpikir negatif maka hal-hal negatif yang berdatangan padamu.
Berpikirlah positif maka segala hal yang positif yang akan datang padamu.
Bila kamu semakin kuat melawan hal-hal yang negatif maka itu sama saja kamu telah memberikan energimu padanya yang menjadikannya semakin kuat.
BERPIKIRLAH POSITIF dalam segala hal walaupun kita melihat hal itu tampaknya negatif.
25. Babe
09/02/2008 11:07 amIngatlah:
Pikiran dimanifestasikan dalam kata-kata;
Kata-kata dimanifestasikan dalam perbuatan;
Perbuatan-perbuatan menjadi kebiasaan;
Dan kebiasaan mempertajam karakter;
Jadi PERHATIKANLAH, KUASAI dan KENDALIKANLAH PIKIRAN-PIKIRANMU
Dan biarkan tumbuh dan berkembang dari rasa KASIH.
Jadilah SATRIA ANANDITA
26. Hair
09/02/2008 05:57 pm@STR: kalau kita sendiri yang cari tau mana fakta yang benar dan mana yang salah itu sangat sulit. Sekarang standarisasi kalau fakta itu benar apa?
Hair’s latest post: Aurat Perempuan, Pemandangan Terindah Yang Pernah Tercipta
27. Nico
09/02/2008 10:40 pmHebat lah mas STR, saya juga termasuk yang komen ndak nyambung di postingan tersebut. Karena, tulisan Anda saya yakin dapat dipandang berbeda oleh setiap pembaca. Tapi kini saya tahu bahwa yang Anda tulis adalah benar. Sekarang nge blog 3?busyet! Saya juga 3 bingung mau diisi apa. Manajemen ya?nanti saya kunjungi, karena saya juga tertarik dgn manajemen!bahkan akan membuat blog manajemen juga.
Tetap jaga emosinya mas, ingat kalau tulisan kita dapat dibaca berbeda sesuai dengan tingkat pengetahuan si pembaca. Sukses selalu, oot dikit: kemaren ke semarang? Saya juga ke sana mas, tapi hujan terus. He2x!
Nico’s latest post: Yang ke 22?
28. rere
10/02/2008 06:42 ambukankah setiap hal yang kita lakukan akan menarik hal negatif dan positif ke arah kita? :P sampai kapan pun akan juga demikian,rasanya.. tergantung, bagaimana kita memandangnya, bukan? so, dont give up! tetap suarakan dan tulis apa yang kamu lihat,rasakan dan dengarkan. aku yakin banyak orang di luar sana yang juga tergugah dengan tulisan kamu, meski tanpa komentar kan.. :)
rere’s latest post: Takut..
29. Robert Manurung
10/02/2008 07:46 amSalam kenal kawan senasib. Kita sama-sama beruntung lahir di negeri yang ajaib ini, atau sama-sama apes karena di terlalu dungu sehingga tak bisa mengerti kejeniusan kebo-kebo itu…
Aku sudah menulis di blogku mengenai “pembodoran” di blogsphere Indonesia : hampir 95 % blog di Indonesia ini digunakan hanya untuk hahahihi, wakaka, just for fun yang tidak fun.
Agar kau tidak kesepian, pren, sila berkunjung ke blog aku, dimana kelicikan dan kejahatan-kejahatan Soeharto; dan ironi-tragedi bangsa ini ditulis secara lugas dengan pikiran yang merdeka.
RM
http://ayomerdeka.wordpress.com/
Robert Manurung’s latest post: Soeharto, Pahlawan atau Penghianat Bangsa ?
30. det
11/02/2008 06:47 amyg cerdas adalah yg benci suharto? Wakakakak.. Kebo teriak kebo!
apa yg membuat kamu begitu benci suharto, dan apa yg membuat mereka begitu cinta suharto, adalah karena keyakinan yg terlalu berlebihan bahwa apa yg kalian ketahui adalah yg paling benar hanya berdasar perasaan.
ketahuilah, sejarah yg kalian baca itu juga ditulis manusia yg tdk bisa lepas dr subjektifitas. tidak bisa akurat 100%!
“Katanya” tidak bisa dipatahkan dengan “katanya” kemudian dianggap sebagai yg paling benar. logika dari hongkong???
det’s latest post: Bencong!
31. STR
11/02/2008 12:11 pm@ Edi Psw: Ya tinggal dibagi aja toh … Kita punya 24 jam sehari dan 7 hari seminggu. Apdet seminggu sekali masih mungkin kan? :)
@ Babe: Terus terang aja, Bapak. Aku benci dengan positive thinking!! Aku lebih suka dengan manajemen emosi. Itu lebih logis dan realistis. Positive thinking cuma hipokrisi, dan ndak sesuai dengan imanku.
@ Hair: Bukannya itu sudah saya jelaskan lewat komen saya sebelumnya di atas? Kalo bicara standarisasi, itu terserah orangnya masing-masing. Ada orang yang tanpa melihat bisa percaya. Ada orang yang sudah melihat dan merasakan, tapi menolak untuk percaya. Terserah.
@ Nico: Nah, iya, itu dia masalah saya. Kurang bisa jaga emosi. Wah, tau gitu bisa ketemu kemarin.
@ rere: Huehehe …
32. STR
11/02/2008 12:21 pm@ Robert: *langsung meluncur ke TKP*
@ det: Lha … Masalahnya, pihak yang benci sudah menyampaikan argumen dan fakta yang bisa mematahkan argumen dan fakta pihak yang cinta. Dan pihak yang cinta TIDAK BISA memberikan counter akan hal itu. Kalo udah gini, siapa yang tidak berlogika?
Sejarah yang tertulis memang tidak ada yang akurat 100%. Tapi, paling tidak, sejarah yang tertulis itu harus bisa dipertanggungjawabkan. Dan bukti-bukti akan kelaliman Soeharto sebagai presiden-cum-diktator itu bertebaran dimana-mana, Det. Sedangkan semua prestasi yang dicapai Soeharto cuma prestasi-prestasian.
Oya, orang yang cerdas adalah orang yang tetap sadar bahwa proses hukum Soeharto harus dilanjutkan dengan tegas.
33. STR
11/02/2008 12:42 pmTambahan buat det: Kalo kamu menolak semua fakta dan argumen yang aku berikan dan mencapnya subyektif, maka seharusnya kamu tahu yang mana yang obyektif dan lebih proporsional. Coba kamu tuliskan itu di sini atau di blogmu sendiri. Kalo kamu sendiri cuma mencap aku subyektif, tapi kamu ndak tau yang mana yang obyektif, ya itu ndak bertanggungjawab namanya.
34. aRuL
11/02/2008 11:55 pmwah sudah lama ndak BW ke sini.
sewru juga yah tentang Soeharto itu.
emang kepala kita dipenuhi sama media, baik yang pro dan kontra tentunya lewat media juga mereka mendapatkan infonya.
aRuL’s latest post: Bahasa Wotu dan Eksistensinya
35. STR
12/02/2008 12:07 am@ aRuL: Buku dan media luar negeri juga tentu. :)
36. magma
14/02/2008 09:49 pmyang sabar bung klo semua orang yang beridelisme seperti anda putus asa, mau jadi apa bangsa ini?
magma’s latest post: BELUM ADA JUDUL
37. STR
15/02/2008 07:47 pm@ magma: Lha kan cuma saya aja yang putus asa. Yang lain masih banyak.