Menurut saya, mumpung kamu masih SMA, belajarlah menulis! Bukan mumpungisme, tapi kemampuan menulis memang sangat dibutuhkan ketika nanti kamu berkuliah, dan oleh karenanya kamu harus mempersiapkan diri dari sekarang. Di dunia kampus yang sarat dengan gairah belajar, bagaimana caranya untuk menyampaikan pemikiran dan gagasan besarmu, kalau bukan dengan menulis? Memang, media penyampaian itu bisa macam-macam, bisa lewat tulisan, lewat gambar, lewat cocot (mulut), lewat bahasa tubuh dan pantomim, dan bahkan lewat telepati dan segala jenis ilmu kebatinan. Tapi, harus diakui bahwa tidak ada media lain, yang bisa terdokumentasi dengan baik dan bisa dimengerti secara luas oleh masyarakat, selain tulisan.
Mungkin sekarang teknologi video sudah semakin merakyat, tapi tetap saja media seperti itu cuma bisa dinikmati secara elektronik, beda dengan tulisan yang bisa didapat, baik dalam format digital maupun format fisik kertas. Intinya, ada atau nggak ada listrik, dokumentasi sebuah tulisan tetap bisa berjalan!
Apa? Kamu pikir kamu nggak perlu menyampaikan suatu pemikiran ketika kamu berkuliah nanti? Sudah, kalo gitu kamu nggak usah kuliah aja. Percuma! Mahasiswa yang nggak bisa berpikir dan menyuarakan pikirannya cuma akan jadi orang buangan di kampus. Kamu mau jadi mahasiswa kayak gitu? Kasihan orangtuamu, punya anak dibuang-buang orang. Dan juga, kamu nggak usah hidup berlama-lama lah kalo kamu nggak merasa perlu berpikir dan bersuara, karena di era berbasis pengetahuan seperti sekarang, orang yang nggak punya pengetahuan nggak akan punya tempat. Apa? Kamu masih ngeyel kalo kamu punya pengetahuan? Kalo gitu buktikan dengan mengeluarkan pemikiranmu!
Maka berlatihlah menulis! Selain sebagai sarana ekspresi pengetahuan, menulis juga bisa membantu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan sesuatu. Atau mudahnya, dengan menulis, kamu bisa tambah pintar.
Kamu bisa mulai dengan menulis surat cinta kalo kamu nggak tau mau nulis tentang apa. Kenapa surat cinta? Dunia SMA kan memang masih identik dengan urusan percintaan. It’s fine! Saya juga waktu SMA baru bisa mulai menulis dengan sepucuk surat cinta karena konsep-konsep pelajaran eksak yang saya dapat dari guru-guru nggak berhasil mendarat di lapangan otak saya yang luas ini. Itu terjadi karena saya memang nggak pernah menjiwai pelajaran yang diberikan, apalagi mempraktekkannya. Sebaliknya, waktu itu saya merasa lebih punya konsep yang jelas soal cinta karena saya sedang menjiwainya, juga mempraktekkannya. Jadi, nggak usah malu, sekalipun kamu harus mengawali debut tulisanmu dengan sepucuk surat cinta. Itu nggak dosa! Yang penting, gamblangkan konsep yang kamu punya tentang cinta di surat itu. Kata “konsep” menjadi kata kunci di sini karena orang berpengetahuan pasti memiliki konsep untuk disampaikan.
Lalu dimana kamu akan menulis? Terserah. Anak SMA punya buku kan? Tulis aja surat cinta itu diam-diam di dalam bukumu yang paling rahasia kalo kamu nggak mau orang lain baca surat itu, karena (katanya) urusan cinta itu privasi. Yang penting, kamu dan “dia” bisa baca surat itu. Halah-halah … Romantisme SMA!
Tapi, jangan terus-terusan nulis surat cinta! Di KTP nanti nggak akan ada tertera nama pekerjaan: pencinta. Jadi, coba cari hal lain yang nggak kalah menarik dari cinta. Mungkin kamu suka seni, maka mulailah menggali dalam-dalam dunia kesenian beserta pengetahuannya untuk memperkaya pengetahuanmu di bidang seni. Dengan pengetahuan yang kaya, kamu akan bisa menulis banyak tentang ilmu seni itu sendiri. Yang penting, jangan lupa praktek karena teori tanpa praktek itu ibarat Honda “Kuntul” dipasangi knalpot cempreng: suara meraung, tapi larinya selalu tung-tung-tung. Percuma itu!
Setelah kamu bisa menulis di luar ranah privasimu, jangan malu lagi untuk menyebarkan (publikasi) tulisanmu ke orang lain. Biarkan konsep-konsepmu dibaca orang karena dengan demikian kamu akan mulai dikenal. Kamu bisa kenal saya (walaupun sedikit) juga karena membaca tulisan ini kan? Selain itu, dengan menyebarkan tulisanmu kepada orang lain, mungkin kamu akan bisa mendapat kritik dan masukan yang akan memperkaya pengetahuanmu sendiri, yang pada gilirannya akan membuat kamu lebih bagus lagi dalam menulis. Oleh karena itu, mulailah menulis di media-media yang bisa diakses oleh khalayak umum.
Kalo kamu sudah mampu menulis bagus, media massa seperti koran akan memberikan publikasi yang luar biasa untuk konsep-konsepmu. Tapi, kalo kamu adalah orang seperti saya, yang bisanya cuma menghasilkan tulisan GoBlog! seperti ini, mungkin blog adalah media alternatif yang bisa menyalurkan konsep-konsepmu ke ruang publik. Anggap saja, dengan memiliki blog sendiri, kamu sudah memiliki media massamu sendiri. Nah, kalo kamu masih asing dengan benda bernama “blog,” kamu bisa mulai berkenalan dengan benda itu lewat tulisan saya di sini.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Duis placerat turpis quis mi mollis imperdiet. Integer luctus suscipit placerat.
1. Ersis W. Abbas
05/01/2008 07:03 pmWah bagus juga gagasannya, perlu didukung nich. Yo, mari anak-anak muda Go Blog.
Ersis W. Abbas’s latest post: Ngeblog: Candu dan Finasial
2. STR
05/01/2008 07:18 pm@ Ersis: wah, makasih banyak dukungannya, pakdhe! :)
3. rizky
05/01/2008 08:00 pmsaya sebagai anak sma sangat setuju,
tapi teman-teman saya merasa banyak kesulitan ketika membuat sebuah tulisan,misal dalam blog.
bisa tunjukkin nggak bagaimana meresolvenya
4. STR
05/01/2008 11:16 pm@ rizky: Lha itu. Sudah saya tulis mulai di paragraf keenam. :wink:
5. Totoks
06/01/2008 12:20 amdengan mulai belajar menulis semenjak usia muda pasti nantinya akan lebih mudah dalam menyampaikan segala bentuk aspirasi, pastinya dengan GoBlog wawasan keilmuan juga semakin bertambah juga bukan begitu bro :D
Totoks’s latest post: Pantura Awal Tahun, Hujan dan Banjir
6. STR
06/01/2008 12:37 am@ Totoks: Mantebb tenan wejangane Om Totok! :wink:
7. sawali tuhusetya
06/01/2008 01:10 amanak2 SMA dan STM kayaknya juga dah banyak yang punya blog tuh mas satria. di WP, rata2 usia mereka belum genap berkepala 2. luar biasa. content-nya pun bagus. visi ngeblognya juga ndak cuman curhat tapi sudah terlibat jauh dalam forum diskusi dan brainstroming. ajakan ini mudah2an dibaca oleh anak2 bangsa yang kini tengah gencar memburu ilmu.
sawali tuhusetya’s latest post: Pindah Rumah pada Awal Tahun
8. STR
06/01/2008 01:42 am@ sawali: Yang punya memang sudah banyak, tapi rasanya jumlah itu sendiri masih sedikit apabila dibandingkan dengan populasi keseluruhan anak2 SMA, Pak.
Impian saya adalah seluruh anak SMA/SMK memiliki blognya masing-masing.
9. gempur
06/01/2008 01:44 amMas, saya masih balita nih, nulis aja belum beres, gimana nih? mosok bapak saya yang tak suruh?!
Huuuuhuuuuhuuuu.. plis Om! kale2 bapakku gentenono yooo?!
Hahahahahahahahahha
gempur’s latest post: Pekerjaan Domestik itu Produktif
10. ruzdee
06/01/2008 01:45 amkalo menurut saya. malah sekarang anak sma pada kecanduan blog. ada yang nembak cew lewat blog ada pulang yang cuman isang nulis diblog mereka. lagian dikampus saya kalo mau ngumpulin tugas juga harus lewat blog…..
tapi memang bener kalo anak muda sekarang haruslah go blog jangan goblok terus hehehehe
kalo pandangan saya, waktu ini adalah puncak dimana indonesia mengalami blogerinasi ato jaman dimana orang2 belomba2 membuat blog yang bagus
ruzdee’s latest post: Nonton TransTV diblog anda
11. gempur
06/01/2008 01:47 amWah, semakin menarik dunia per-bloggeran Indonesia.. Mungkin baru setelah ujian, The Manifesto a la STR akan saya wajibkan dibaca dan terbaca oleh siswa saya…
Kalo perlu, saya akan minta mereka bikin review atas tulisan2 sampean! hehehehehe
gempur’s latest post: Pekerjaan Domestik itu Produktif
12. STR
06/01/2008 01:51 am@ ruzdee: Kecanduan blog masih lebih baik daripada kecanduan Friendster. :P
@ gempur: Wakakaka! Makasih banyak, Pak. :) Tapi, tulisan2 saya tentu tidak sedahsyat itu. Hehe …
13. leksa
06/01/2008 01:58 amKalo masalah menguasai ilmu pengetahuan,.. BUANYAK ituuhh.. wong yang diajari sama semua di tiap sekolah-kampus..
justru keunggulan yang jarang dimiliki mahasiswa adalah :
Pandai menulis dan lancar berbicara…
leksa’s latest post: Objektif
14. ruzdee
06/01/2008 02:05 am@STR
kalo tahun lalu mungkin anak muda masih kecanduan friendster mungkin sampai sekarang namun bergeser ke anak smp kalo saya lihat sekarang frindster banyak yang dihack ato malah ngehack pengunjung jadi pamor friendster sendiri turun.
@leksa
tak semua mahasiswa itu seperti yg anda maksud. tapi memang tak jarang mahasiswa yang hanya masuk ke kampus, kost dan kantin tiap harinya hehehheee
ruzdee’s latest post: Nonton TransTV diblog anda
15. khuclukz
06/01/2008 02:09 amiyo kie.. mumpung aku jek sma! tak mulai ngeblog ah! makasih mas str yakz!!
xixixi
khuclukz’s latest post: Internet banking kuw ke blokir
16. STR
06/01/2008 02:14 am@ leksa: Justru itu, Bro. Kalo siswa/mahasiswa tak pandai menulis dan bicara, maka dia dianggap belum sepenuhnya menguasai ilmu pengetahuan.
@ ruzdee: Hehe … Iya, jaman sekarang banyak heker FS. :P
@ khuclukz: Halah! Kon iku lak malah wes lulus kuliah se, Chlukz! :lol:
17. Ann_btw
06/01/2008 01:46 pmI love it… menulis sangatlah penting! orang diem…spt geek…bisa dengan cara menulis suatu karya untuk mengexpresikan diri mereka… namun sekarang memang media teknologi harus digunakan… Ketiklah di komputer dan Publikasikan di Internet… EXPRESIKAN TULISANMU!!
18. STR
06/01/2008 01:49 pm@ Ann: Yo ndang ngeblog nek ngono! Jok ngemeng thok! :D
19. Setiawan
07/01/2008 12:00 pmBener mas, jaman sekarang, kemampuan menulis sangat diperlukan. Contoh paling mutahir mungkin diri saya sendiri. karena berangkat dari STM, begitu masuk kuliah saya jadi kelabakan, karena harus menuangkan ide dalam bentuk tulisan..Ya ancur! soale menulis yang baik dan benar ternyata gak semudah apa yang dipikirkan…bravo…
Setiawan’s latest post: Lowongan CPNSD 2008 tingkat Kota Bandar Lampung
20. tomy
07/01/2008 12:38 pmmenulis bisa melatih kita berpikir taktis & terstruktur
penting buat pegawe kayak saya
makacih dah ngajarin saya jadi orang GoBlog
21. Anno'
08/01/2008 05:30 amyup..menulislah selagi bisa..ya gak bro…dengan menulis tersebut..ntar bakal mengurangi ABG yang terjerat narkoba dan akan terjerat GoBlog…wehehehe
Anno’’s latest post: Bukit Bangkirai, Kaltim
22. stey
08/01/2008 08:59 amJangankan anak SMA sat..aq yang udah kerja gini aja kadang susah nyari inspirasi tulisan. Tapi media blog emang paling enak buat menulis, karena disitu kita ga dituntut untuk bikin tulisan yang bagus, yang panjang, yang berbobot, tulisan yang sesuai dengan apa yang ada diotak kita. Nice post sat..
stey’s latest post: Ada yang Salah?
23. STR
08/01/2008 10:39 am@ Setiawan: Lha ya makanya itu. :)
@ tomy: Nah, sekarang giliran Pak Tomy ngajarin pegawe lain untuk GoBlog! :wink:
@ Anno: Hehe, iya. :D
@ stey: Lha … Setuju saya, Mbak. :D
24. nabila
08/01/2008 10:56 pmsaia anak SMA…
saia ngeblog juga lho…
saia gabung di loenpia juga lhoo…
nabila’s latest post: Take Care Yourself!
25. STR
09/01/2008 02:15 pm@ nabila: Salam kenal, Nabil! :) Saya juga kadang main-main sama temen-temen Loenpia, tapi selalu pas ndak ada kamu. Terus ngeblog dan ajarin temen-temen yang lain buat ngeblog.
26. deniar
14/01/2008 11:31 pmTulisan di blog adalah salah satu tindakan nyata dalam berkontribusi secara pikiran. Belajar menulis melalui blog, nanti perlahan namun pasti kualitas tulisan kita akan meningkat begitu juga pola berpikir kita, asal buka blognya yang kaya punya mas STR ini
deniar’s latest post: Menulis di beberapa blog perlukah?
27. STR
15/01/2008 12:05 pm@ deniar: Amin … :D
28. Edi Psw
01/02/2008 02:01 pmHarus ada paksaan belajar menulis untuk anak sekolah terutama anak SMA. Tapi mereka kebanyakan tidak tahu untuk apa menulis itu, dan apa yang akan didapat dari menulis itu.
Dengan munculnya blog, berarti media sudah tersedia tinggal bagaimana menetapkan hati mereka untuk senang menulis.
Edi Psw’s latest post: Menyembunyikan Halaman PHP
29. STR
16/02/2008 07:34 pm@ Edi Psw: Waduh, ndak usah dipaksa, Pak. Cukup ditarik saja.