Archive for the 'Letters' Category

Menjawab Catatan Yosafati Gulo

Pertama, saya setuju bahwa sejak pendidikan dimassalkan dan diorientasikan pada kebutuhan pembangunan, sejak saat itulah pendidikan menjadi tidak manusiawi. Pertanyaan gampangnya, manusia untuk pembangunan atau pembangunan untuk manusia?

Go on »

Menjawab Catatan Pinggir Nick Wiratmoko

Pertama, saya memang tak tertarik untuk membuat satu konsep identitas manusia Satya Wacana secara “umum” karena itu akan jadi “bohong-bohongan” saja. Apanya yang “umum”? Bukankah semuanya penafsiran-reflektif pribadi saja? Atau hanya segelintir orang? Catatan-catatan sumber Notohamidjojo pun hanyalah hasil penafsiran pribadi, tapi kemudian dianggap “umum” dan “sah” untuk komunitas Satya Wacana, semata-mata karena dia adalah “leluhur” kita, lebih dulu ada daripada kita. Pembacaan saya seperti itu. CMIIW.

Go on »

Membawa UKSW Kembali ke Dunia Internasional

Masuknya UKSW ke dalam daftar 50 Universitas Menjanjikan di Indonesia, yang dikeluarkan oleh Ditjen Dikti, tentu saja belum cukup untuk membuktikan bahwa UKSW adalah universitas yang benar-benar berkualitas. Selain level pengakuan daftar tersebut yang masih dalam skala nasional, Ditjen Dikti juga tidak pernah memaparkan dengan jelas kronologi penyusunan daftar tersebut beserta kriteria-kriteria yang disertakan sebagai pertimbangan penyusunan, sehingga kebenaran daftar tersebut masih juga dipertentangkan di dalam negeri sendiri.

Go on »