Lokalisasi UKSW, Siapa Takut?

Kalau Pembantu Rektor IV Martha Nandari dalam opininya bertanya “Internasionalisasi UKSW, Siapa Takut?” maka bisa dijawab: yang takut adalah yang takut. Dan selamanya begitu. Dan kalau kita boleh ganti bertanya, kita bisa menyodorkan pertanyaan yang pada dasarnya sama tapi tak serupa:

“Lokalisasi UKSW, Siapa Takut?”

Go on »

Sudah Menulis

Seorang kakak angkatan yang baru lulus S2 merasa tidak bisa menulis karena masih takut apa kata orang. Karena alasan itulah dia tidak menulis sampai sekarang. Aku bilang bahwa setelah berkali-kali menulis pun, aku masih takut apa kata orang.

Go on »

Pengantar Anatomi Scientiarum

Seperti judulnya, tulisan ini cuma pengantar. Pengantar akan membawa kita sampai kepada tujuan, kalau tidak kesasar. Tujuan dari pengantar ini adalah menjelaskan hubungan segitiga antara divisi-divisi Scientiarum: redaksi, bisnis, dan litbang. Supaya penjelasan ini tidak jadi ceramah, maka saya akan menempuh jalur penjelasan lain, yaitu cerita sejarah. Semoga tidak kesasar.

Go on »

Potret Bisu

Dahulu, almarhum fotografer Richard Avedon pernah berkata: “Potret-potret saya lebih banyak bertutur tentang saya ketimbang bertutur tentang orang-orang yang saya potret.” Potret dapat mengantar orang untuk menyelami kesadaran pemotretnya, bagaimana ia memandang manusia dan benda di sekitarnya: apakah kawat berkarat dapat menjadi penanda perjalanan abad, atau sekedar logam yang perlahan lumat?

Go on »

Muntu

Di tangan Bu Atin, sebatu muntu bisa lebih berguna dari laptop di tanganku. Selama muntunya masih bergerak melumat bumbu lotek di cobek, anak-anak Bu Atin masih bisa sekolah dan kuliah. Sementara laptopku, hampir tak ada yang kukerjakan bersamanya selain mendengarkan musik, menonton bokep, dan menulis notes di Facebook.

Go on »