Aku menulis untuk memberitahu pembacaku sesuatu yang aku anggap penting dan menarik. Penting karena terkait dengan kehidupan sesehari. Menarik karena sifatnya unik, nyeleneh, punya hubungan maknawi tersembunyi antara satu hal dengan yang lain, atau sekadar memenuhi selera pikirku. Sulit untuk menulis sesuatu yang menarik saja, atau penting saja.
Bukan, ini bukan karena doktrin Sembilan Elemen Jurnalisme, yang bilang wartawan harus menulis hal penting dengan menarik dan relevan. Ini adalah proses alami penentuan besar alasan kenapa aku menulis, dan melakukan pekerjaan yang lain, seperti mandi, makan, bergaul, kuliah, belajar, dan lain sebagainya. Orang iseng kebanyakan terkesan jayus.
Aku memang bukan manusia rasional seratus persen. Aku suka iseng tanpa alasan. Tapi aku sulit menulis hanya gara-gara iseng. Jika alasan tak cukup kuat, personal drive tak akan cukup besar untuk menyelesaikannya hingga titik terakhir. Berbunga Tidur Donna contohnya, dan sejak itu, aku tak pernah berhasil selesaikan satu tulisan pun!
Hidup selama sebulan ini hampir tak menarik dan tak penting. Hampir tak ada cerita yang layak ditulis hingga selesai. Orang-orang yang aku temui. Film-film yang aku tonton. Kelas kuliah yang aku hadiri. Beberapa aktivitas baru di luar kampus. Semuanya terlihat abu-abu, bahkan cenderung hitam-putih. Apa yang terlihat berwarna mungkin hanya kemandekanku ini (aku menuliskannya sekarang), dan mungkin satu minatku terhadap the so-called “educonomics”. Facebook terlihat seolah-olah berwarna, dan bikin ketagihan. Tapi residunya cuma rasa capek dan kecewa jika menoleh kembali pada kenyataan.
Akhirnya, penyiksaan datang, ketika aku hendak fokus pada warna-warna, namun abu-abu dan hitam-putih mendera.
Jangan bilang abu-abu dan hitam-putih termasuk warna ya. Itu keluar konteks namanya.
ada yang setiap saat selalu menarik
…perempuan cantik… (warna apapun..) he he he
Salam kenal mas. Iseng berselancar eh nyasar ke sini. OK juga nih Blog nya. OK dalam artian :
1. Nama pemiliknya sama dengan nama putriku ;-). Ternyata nama Anandita dipakai untuk nama cowok juga to? 2. Layout Blog nya simple tapi cantik. Boso londo ne Eye Catching. Menunjukkan yang punya Blog mempunyai sense of art yang tidak main-main.
3. Bahasa tulisannya SANGAT SASTRA. Lha wong yang nulis journalist.
itulah hebatnya mas STR,jurnalisme sastrawi.. :D
halah, kelas kuliah? kuliah opo koe Sat? PI gak tau mlebu.. huhueheeeh
Just my 2 cents. Kalo emang hidup sudah ga ada yang menarik ada 2 kemungkinan:
1. Kamu kurang mencari
2. Memang sudah saatnya kamu meninggalkan kehidupan kamu
Sante aja Sat. Hitam bukan warna kok.. buat aku setidak-tidaknya…itulah keadaan tanpa warna. that’s what makes it so damn interesting.
howe..
dah kul lagi?
kpn hari katanya gajar.. ngajar apaan?
hitan n putih emang bukan warna kok..
kalo abu2….
hem…….
kaya’ nya dirimu terlalu serius deh..
he5
btw, bener2 diseriusin yah Jurnalisme sastrawinya?
jadi sering buat Feature dong?
great!
ni aku lagi ada matkul teknik menulis feature..
hohohohoo..
SUKSES!
Tidak. Facebook tidaklah berwarna. Karena saya menonaktifkan tampilan gambar di peramban. Saya kok ya tidak ketagihan dengan Facebook..
Hitam putih pun kadang sudah bercorak, dan itu cukup.
Entahlah, saya bukan Anda.