Work

Perdana UKSW di Libama Jateng 2008

Satria Anandita Nonoputra
Scientiarum

SALATIGA — Kemarin petang, Liga Basket Mahasiswa Jawa Tengah 2008 resmi dimulai. Umbu Rauta, Wakil Rektor III UKSW, memukul gong tiga kali. Ratusan hadirin di gedung olahraga SMA Laboratorium jadi saksi.

Selepas upacara pembukaan, pertandingan antara tim basket putra UKSW melawan tim basket putra Universitas Muhammadiyah Surakarta pun dimulai. Inilah pertandingan perdana UKSW di Libama Jateng 2008.

Rendra Rudini mencetak poin pertama UKSW lewat tembakan bawah ring (under basket). Aksi Rendra kemudian disusul rekan-rekan setimnya hingga UKSW sempat unggul 29-0. UMS baru bisa mencetak angka pada menit-menit terakhir kuarter pertama lewat tembakan bebas Wahyu, pemain bernomor punggung 14. Kuarter pertama berakhir dengan skor 29-1 untuk keunggulan UKSW.

“Pemain inti kami datang terlambat,” aku Fajar Brilianto, pelatih tim basket putra UMS. Pemain inti UMS baru tiba di lapangan saat babak pertama berakhir.

Setelah kuarter kedua ditutup dengan skor 48-11, UMS mampu mempertahankan marjin angka dengan skor 65-33 pada quarter ketiga dan 83-45 pada kuarter keempat. Tak ada kesempatan mengungguli UKSW.

Fajar mengatakan bahwa tim basket putra UKSW lebih siap daripada UMS. “Kami (UMS — Red) persiapan cuma seminggu, mereka berbulan-bulan.”

“Kalau kami (bisa) menang, itu luar biasa. Kalau kalah, ya wajar.”

Gedung baru
Gedung olahraga SMA Laboratorium masih gres. Dindingnya dicat hijau cerah. Lantainya dari kayu. Lampu-lampu sorot terang benderang. Gedung itu baru saja diresmikan minggu lalu.

Lapangan tersebut bisa digunakan untuk basket, badminton, dan voli. Garis-garis lapangan dibuat tiga warna. Jingga untuk basket, putih untuk badminton, dan biru tua untuk voli. Kemarin, garis-garis lapangan yang bertumpuk itu sempat bikin wasit bingung.

Dalam sebuah fast break pada kuarter pertama, pemain UMS bernomor punggung 18, Hanif, menerima bola dari rekannya. Ketika Hanif hendak bergerak, wasit meniup peluit keras.

Tangan wasit menunjuk garis. Hanif dianggap keluar lapangan.

Hanif hanya bisa melongo. Kakinya tidak keluar garis jingga, namun menginjak garis putih.

Posted by STR on Tuesday, 19 August 2008, in his Work column.

There is one comment already. Say something!

[...] 2008, tim Universitas Kristen Satya Wacana mampu unggul jauh sejak babak pertama. Begitu pula sehari sebelumnya, ketika melawan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Selisih poin rata-rata pada babak pertama bisa [...]

Sent via WordPress 2.5.1 on Thursday, 21 August 2008, at 10:25 AM.


Leave a Comment

Dualisme Kekuasaan di Seram Barat · Tim Putra Unika Sempat Tahan Satya Wacana