
Satria Anandita Nonoputra
Scientiarum
SALATIGA — Sejak 7 Mei 2008 situs web resmi UKSW (www.uksw.edu) mengalami masalah. Arsip-arsip berita hilang sama sekali. Yang tertinggal hanyalah halaman-halaman statis, seperti halaman Program Pendidikan dan Profil Kemahasiswaan. Hingga seminggu berlalu, masalah tersebut belum terselesaikan. BTSI (Biro Teknologi dan Sistem Informasi — Red), biro yang bertanggungjawab menggawangi situs tersebut, belum mampu memastikan sumber masalah.
“Akses log ndak ada masalah,” kata Fredrik L. Ndjurumana, memperkirakan. Fredrik adalah staf BTSI yang membangun www.uksw.edu. Ia pernah belajar di Universitas Brawijaya, mengambil jurusan teknik elektro, tapi tak lulus. Sejak 2004 ia datang ke Salatiga, bekerja untuk UKSW.
Yang dimaksud Fredrik dengan “akses log” adalah akses ke halaman admin, dimana sebuah situs web dioperasikan. Dari halaman ini orang yang menjadi admin dapat menambah dan mengurangi konten situs, mengubah desain, dan lain-lain. Tak ada tanda-tanda yang menunjukkan halaman admin dimasuki secara paksa (cracking).
Dugaan sementara Fredrik adalah masuknya spyware ke dalam server (tempat menyimpan basis data situs).
Spyware adalah perangkat lunak mencurigakan (malicious software) yang menginstalasikan dirinya sendiri secara diam-diam ke dalam sebuah sistem untuk mencuri data milik pengguna, untuk kemudian diberikan kepada si pembuat spyware. Data yang dicuri dapat berupa nama pengguna dan kata sandi untuk masuk ke dalam halaman admin. Dengan nama pengguna dan kata sandi inilah si pembuat spyware masuk ke dalam halaman admin dan menghapus basis data (seperti arsip berita) yang tersimpan dalam server.
“Sistem backup kita mati sejak September 2007,” aku Fredrik. Jadi, tak bakal ada kemungkinan untuk mendapatkan lagi arsip-arsip tahun 2008 yang telah hilang.
“Selama ini server kita memang berjalan tanpa proteksi (yang memadai).”
Baru sekitar dua bulan lalu UKSW membeli antivirus berlisensi keluaran Kaspersky, sebuah vendor perangkat lunak dari Rusia, untuk proteksi server-servernya. Sayangnya, hingga kini belum semua server di UKSW mendapatkan instalasi proteksi tersebut, salah satunya adalah server yang ditempati www.uksw.edu.
“Di UKSW server ada banyak.” Fredrik mencoba merasionalisasi kelambanan pemasangan proteksi pada server.
BTSI akan mengambil beberapa langkah untuk penanggulangan masalah ini. Proteksi Kaspersky akan dipasang pada server www.uksw.edu. Aplikasi penggerak situs juga disempurnakan dan desain web yang baru telah siap.
“Pokoknya ndak sampe akhir minggu ini (sudah jadi),” janji Fredrik.





No comments yet. Say something!