Kini aku sadar mengapa pantai itu begitu berarti buatku. Di sana aku merasa dirasakan. Aku bebas melarutkan segala rasa kepada tiap ombak yang kusambut datang. Rasa yang adanya melampaui bahasa. Yang tak terpikirkan. Di sana, laut memahamiku lebih karib ketimbang manusia — dan mungkin Tuhan.
Kini aku sadar bagaimana aku mencipta keredupan. Di sini aku merindukan laut lebih daripada pegunungan. Sesungguhnya, aku agak membenci ketinggian. Di sana hanyalah tempat bersemayam para hyang.
Kini aku sadar apa yang sedang ku lakukan. Tetapi biar. Ini adalah perasaan terbaik saat aku sedang tak berkawan. Ini adalah perasaan terbaik di tengah kebanalan. Aku tak berat untuk kehilangan yang baik-baik. Tetapi untuk yang terbaik, jangan.
Mungkin esok aku akan kembali normal. Dan melupakan tiap revolvita malam tak bertuan. Sendirian. Di sini aku tenggelam.
foto yang indah dan frasa yang menyejukkan.
hari ini aku rencana mau kesana. Tapi akhirnya batal karena kesibukan kosong di salatiga.
sampai sekarang belum terbantah kalo ini tempat favoritku selain dipelukan kekasihku :)
semua indah pada waktunya coi.. haha..
serius,..
love at the 1st sight…
saat diajak tian, manoy dkk camping dsni…
dalam pjalanan sempat ngeluh karna kecapean dkk
tp ditebus dengan Siung yg incrediable…
selalu ingin kesana…
hatiku disana…
^_^
kalo begitu, hati kita berada di tempat yang sama.. :)
love siung …
pantai yang bisa bikin aku jungkir balik
tapi tetap dengan tawa ..
iya satria, pantai yang indah….
dengan beragam karangnya…. ^^
bru sempat menikmati di malam hari ..
^_^
pantai mank seruuu dan damai ..
huehe