
oeharto mangkat, mati, meninggal, atau apalah sebutannya! Terserah! Tapi hukum jangan ikut-ikutan mati! Hukum harus tetap hidup!
Lalu untuk media-media massa, kalian jangan jadi goblok! Kalau mau membeberkan jasa-jasa Soeharto, saya tidak keberatan! Tapi tolong jangan asal main klaim dengan timpang! Pertumbuhan ekonomi, swasembada pangan, pendidikan murah, dan semua yang kalian klaim sebagai jasa Soeharto buat negeri ini itu palsu! Apa saya perlu datang ke tiap-tiap kantor untuk memberi kuliah tentang pencapaian pembangunan selama Orde Baru? Hah? Biar otak-otak kalian semua pada jalan?
Kalau mau adil, singkap juga keterpurukan kita sekarang, yang diakibatkan utang dan budaya KKN Orba! Itu baru adil dan tidak membodohkan! Sungguh, pembeberan kalian tentang jasa-jasa Soeharto yang timpang itu lebih hina daripada berita gosip paling murahan! Dan kalian telah membodohi masyarakat, yang notabene kalian klaim sebagai pihak yang kalian wakili hati nuraninya!
Atau kalau kalian tidak punya cukup nyali untuk bersuara lantang, panggil seribu tukang potong titit ke kantor supaya memotong kemaluan bos-bos kalian, supaya bos-bos kalian tidak bisa mengklaim dirinya lelaki! Biar mereka jadi banci! Sekian.
28 Januari 2008: Sebagai bonus, silakan baca artikel ini.





There are 53 comments already. Say something!