Tag Archive for 'Andreas Harsono'

Berspikologi

Kini doktor psikologi itu menenteng buku-bukunya sambil melangkah dengan wajah murung, meninggalkan kompleks kampusnya melalui pintu belakang yang sempit. Cuaca hangat sore itu tak juga membuatnya terhibur sepanjang perjalanan pulang. Dia tenggelam begitu dalam dalam parit pikirannya yang dangkal dan sempit, berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mengusiknya sejak beberapa tahun terakhir.

Go on »

Patiga

Pagi yang indah di Salatiga. Sinar hangat matahari, daun-daun hijau pepohonan, kerikan cenggeret, dan kicauan burung. Udara sejuk dan kabut tipis selalu datang. Ini cuma suasana “standar” untuk pagi di sini, dan kebanyakan orang mungkin mengacuhkannya. Tapi ini pagi pertamaku di sini minggu ini. Aku selalu menikmatinya sehabis pelesir dari luar kota, terutama dari tempat-tempat panas macam Pati dan Rembang (apalagi Surabaya, dan Jakarta).

Go on »

Concerning Journalism at Our Campus

Satya Wacana Christian University (UKSW) has no formal academic courses in journalism. UKSW students with a strong interest in journalism must use informal channels to study in this field, and as such, the Internet can be very useful.

Go on »

Jas Merah Satya Wacana

“Those who control the past, control the future; Those who control the future, control the present; Those who control the present, control the past.”
~ George Orwell

Dari sebuah ruang di Gedung Lembaga Kemahasiswaan, saya mengirim surat elektronik kepada Andreas Harsono, seorang alumni Fakultas Teknik Jurusan Elektro, angkatan 1984. Andreas pernah jadi redaktur Imbas, sebuah majalah mahasiswa di FTJE. “Sebetulnya saya ‘kuliah’ di Imbas, bukan di Elektro,” katanya pada saya, ketika kami bertemu di Kampoeng Percik, Maret 2008.

Go on »

Ate Amanha

sa japaz Ate Amanha

Aku bingung bagaimana memulai ini. Akhir-akhir ini aku merasa susah sekali konsentrasi saat menulis. Aku duga ini karena work load di Scientiarum (SA) yang sudah melebihi kapasitasku. Kegiatanku memang tak hanya di SA, tapi “ber-SA” adalah kegiatan yang paling banyak makan waktu, pikiran, dan tenaga — kadang juga hati. Sudah setahun lebih aku di sini, sejak Oktober 2007. Dalam kurun waktu tersebut, aku belajar sekaligus jadi reporter, editor, dan pemimpin redaksi.

Go on »