Siang ini mereka bertemu lagi. Si bocah membawa serta hatinya, dan gadis itu membawa perempuan yang telah membuat si bocah jatuh cinta. Mereka bertemu di ruang tengah sebuah gedung, yang atapnya meneruskan terang siang, namun meredam panas.
Si bocah lebih banyak diam, duduk, menyalin film pemberian si gadis ke dalam memori laptopnya. Sedangkan gadis itu berjalan kesana-kemari, mengurus ini dan itu, sambil sesekali menghampiri si bocah untuk lihat progress penyalinan dan bicara beberapa kata, yang si bocah jawab seadanya. Bocah itu tak sependiam ini biasanya, mungkin dia canggung bertemu pujaan hatinya.