Tag Archive for 'filsafat'

Page 2 of 8

Mengunyah Ilmu, Menelan Pengetahuan

Dulu guru SMA saya sering mengeluh kenapa banyak murid malas belajar. Yang dimaksud belajar di sini adalah mengikuti PBM di kelas, membaca buku paket, dan mengerjakan PR. Padahal kelas kami bagus dengan fasilitas lengkap, buku paket semua terbitan penerbit baik, dan PR yang diberikan rata-rata mudah karena cuma mengulang yang disampaikan saat jam pelajaran. Kenapa kami masih malas?

Go on »

Ndobol Beol

Saya janji notes ini akan bikin Anda muntah. Jadi sebaiknya Anda berhenti membaca sampai di sini. Toh yang akan diceritakan cuma aktivitas beol beserta turunannya, yaitu feses. Istilah lazimnya: tai. icon smile Ndobol Beol

Go on »

Mengetuk Pintu Sorga

Yang pertama kali perlu dilakukan adalah menentukan apakah sorga ada. Kalau ada, dimana letaknya? Apakah sorga punya pintu? Dimana letak pintu sorga?

Saya tak tahu apakah sorga ada. Andia, saat Ibu menanyakan dimana letak sorga saya, pada dinding Facebook beberapa hari lalu, saya tak bisa menjawab. Waktu itu saya belum tahu bahwa sorga bisa ada di sudut lingkaran.

Jadi apakah sorga ada? Anggap saja ada.

Go on »

Apa Guna Teknologi Untuk Pendidikan?

Saat mengikuti kuliah John Hunt soal pemanfaatan teknologi informasi dalam bidang pendidikan, saya mendapati bahwa isi kuliahnya lebih banyak membahas filosofi pendidikan ketimbang teknologi itu sendiri.

John Hunt adalah salah satu konsultan pendidikan dari Willi Toisuta and Associates. Ia mengajar di School of Science and Education pada University of the Sunshine Coast di Queensland. Belakangan ini Hunt terlibat dalam proyek One Laptop Per Child (OLPC), sebuah proyek penyediaan laptop murah untuk anak-anak sedunia. Ia aktif membantu usaha melek komputer (computer literacy) di Papua dan Dumaji, suatu kawasan Aborigin di Australia.

Go on »

Sejak Kapan Orang Merasa Butuh Pasangan Hidup?

Sejak Hawa diciptakan untuk Adam? Atau sebaliknya?

“Kenapa nanya gitu? Kamu takut nikah?” tanya seorang perempuan, kenalan saya. “Atau kamu takut hidup sendiri?” tanya diri saya sendiri.

Jawab saya: saya takut keduanya.

Go on »