Dulu aku pernah bilang ke Yosi dan Febri kalau aku alergi urusan cinta. Aku lebih suka jadi solitarian yang tak butuh orang lain. Tuhan adalah satu-satunya oknum yang tahu rahasia-rahasiaku. Ini karena urusan cinta aku anggap (secara subjektif) bisa lebih riskan daripada urusan duit di pasar saham. Bagaimana kalau sampai patah hati (lagi)?
