Tag Archive for 'Indonesia'

Tiga Jam di Kolese de Britto

ad maiorem dei gloriam Tiga Jam di Kolese de Britto

Sebelum libur Lebaran kemarin, saya berkesempatan mengunjungi SMA Kolese de Britto di Yogyakarta. Satu pelajaran yang saya tarik dari komunitas de Britto, dan saya kira bisa berguna bagi kita semua, adalah nilai pendidikan bebasnya. Kenapa? Kita akan lihat kenapa. Semoga paparan ini bisa membantu kita mencapai yang berguna itu. Kalau tidak, ya sudah.

Go on »

Siapa Bilang Sekolah Kita Beradab?

Saya paling sebel kalau ada orang bilang pelajar Indonesia belum siap untuk kebebasan. Mitos yang selama ini santer diulang-ulang adalah selesaikan dulu sarjanamu, baru kau bebas melakukan apa saja. Kita suka lupa bahwa setelah jadi sarjana, hampir semua orang sudah tidak berdaya. Jangankan jadi agen perubahan, mengemis untuk jadi buruh kompeni saja ditolak di mana-mana. Hihihi.

Go on »

Mazhab Pendidikan Kritis

mazhab Mazhab Pendidikan KritisYang pertama, judul buku ini sudah cukup kritis: Mazhab Pendidikan Kritis. Jadi saya yakin bahwa penulisnya, Dr. M. Agus Nuryatno, pasti orang kritis. Dia dosen kependidikan Islam di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, dan doktor pendidikan lulusan McGill University, Kanada.

Dari halaman mukanya kita bisa langsung tahu apa tujuan buku ini: menyingkap relasi pengetahuan, politik, dan kekuasaan. Di dalamnya ditunjukkan bahwa tidak ada pengetahuan yang netral dan bebas nilai. Semua berpihak, dan dalam masyarakat yang struktur sosialnya terdiri atas kelas-kelas, bentuk pengetahuan tertentu pasti memihak kelas tertentu. Masih ingat bagaimana sejarah PKI dan 30 September dipakai untuk melegitimasi heroisme Soeharto?

Go on »

Mendidik Manusia

Mendidik manusia tentu berbeda dari mendidik kambing. Kambing bukan manusia dan manusia bukan kambing, dan sebangsanya. Meskipun di kitab-kitab yang dianggap suci ada tertulis bahwa manusia itu seperti babi, keledai, serigala, domba, serigala berbulu domba, dan sebagainya, manusia tetaplah manusia. Dan kalau mau dididik juga mestinya pakai cara-cara manusia, bukan kambing.

Bagaimana caranya?

Go on »

Bukan Harga Mati

Baru-baru ini saya mendapat kehormatan untuk mengedit beberapa makalah yang menang lomba karya tulis ilmiah di kampus, dan akan diterbitkan. Saya sebut kehormatan soalnya saya sendiri belum pernah bikin makalah ilmiah, apalagi ikut lomba, apalagi sampai menang. Dengar kata “ilmiah” saja sudah grogi.

Go on »