Tag Archive for 'jurnalisme'

Page 3 of 3

Bertemu Bella

Dulu aku pernah bilang ke Yosi dan Febri kalau aku alergi urusan cinta. Aku lebih suka jadi solitarian yang tak butuh orang lain. Tuhan adalah satu-satunya oknum yang tahu rahasia-rahasiaku. Ini karena urusan cinta aku anggap (secara subjektif) bisa lebih riskan daripada urusan duit di pasar saham. Bagaimana kalau sampai patah hati (lagi)?

Go on »

Sebulan Ini

Sepulang dari “ceramah” jurnalisme di Jakarta, aku harus segera membereskan dua hal: Scientiarum dan kuliahku.

Di Scientiarum, aku berusaha merapikan manajemen organisasi. Selama ini, urusan redaksional dan bisnis masih campur aduk. Redaksi, selain mengurus konten publikasi, juga harus membuat proposal penerbitan ke kampus, penjualan iklan ke sponsor, dan hal-hal perbisnisan yang lain.

Go on »

Ceramah Berlabel Pelatihan

ceramah perwami Ceramah Berlabel Pelatihan

Saya baru pulang dari Jakarta. Di sana ikut “ceramah” sehari yang dibikin Perwami (Persatuan Wartawan Multimedia Indonesia) DKI Jaya atas kerjasamanya dengan Dewan Pers. Sebenarnya ini “pelatihan,” tapi saya lebih suka menyebutnya “ceramah.” Peserta cuma diceramahi soal jurnalisme. Tak ada praktek. Materinya pun biasa saja. Kalah jauh dengan pelatihan jurnalisme Scientiarum-Imbas.

Go on »

Meningkatkan Mutu Jurnalisme

andreas harsono jingkrak Meningkatkan Mutu Jurnalisme

Bill Kovach dan Tom Rosenstiel dalam bukunya, The Elements of Journalism, mengatakan bahwa semakin baik mutu jurnalisme, makin tinggi pula mutu masyarakat.

Go on »

Pelatihan Jurnalisme Tak Berspanduk

scientiarum imbas harsono Pelatihan Jurnalisme Tak Berspanduk

Andreas Harsono. Rambut lurus di unyeng-unyeng kepalanya menantang gravitasi, sedangkan yang di bagian depan tiarap terbelah dua. Ia menyebut dirinya “Hoakiao dari Jember.” Ketika kuliah di Satya Wacana, ia mengambil jurusan teknik elektro. Namun setelah lulus, ia malah jadi wartawan. Ia mendirikan AJI (Aliansi Jurnalis Independen) sebagai tandingan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) di masa Orde Baru. Ia juga ikut memprakarsai Komunitas Utan Kayu bersama Goenawan Mohammad. Dan kiprahnya di bidang jurnalisme pun mendapat Nieman Fellowship on Journalism dari Universitas Harvard — yang disebut para jurnalis sebagai penghargaan jurnalisme bergengsi di Amerika Serikat, nomor dua setelah The Pulitzer Prizes.

Go on »