Tag Archive for 'manajemen'

Page 2 of 3

Jurnalisme Untuk Mahasiswa Ekonomi

Minggu, 13 Juli 2008, aku sama sekali tak keluar kos. Badanku panas, tenggorokanku serak, kepala pusing. Eyang Soedojo, ibu kosku yang berusia 82 tahun, memberi dua tablet Decolgen dan menyarankan aku istirahat.

“Kakehan lunga kowe. Ora tau mandeg,” katanya.

Go on »

Kuliah Manajemen Pengetahuan Gratis

Hari ini aku sempat iseng membuka Flexible Learning UKSW, salah satu situs pembelajaran elektronik milik kampusku. Situs itu menggunakan Moodle sebagai platform mesin penggeraknya. Sebetulnya, aku lebih suka platform blog WordPress untuk platform situs pembelajaran elektronik, seperti yang ada di Jaringan Pengetahuan Satya Wacana dan IlmuKomputer.com. Sistem manajemen konten WordPress aku lihat lebih bebas daripada sistem manajemen kursus Moodle. Belajar tak perlu pakai kelas, course creator, dan sebagainya. Tapi ya sudah. Wong UKSW maunya pakai Moodle. Mau gimana lagi?

Go on »

Sebulan Ini

Sepulang dari “ceramah” jurnalisme di Jakarta, aku harus segera membereskan dua hal: Scientiarum dan kuliahku.

Di Scientiarum, aku berusaha merapikan manajemen organisasi. Selama ini, urusan redaksional dan bisnis masih campur aduk. Redaksi, selain mengurus konten publikasi, juga harus membuat proposal penerbitan ke kampus, penjualan iklan ke sponsor, dan hal-hal perbisnisan yang lain.

Go on »

Tumpang Tindih Pembangunan

Bangun pukul 06.25 pagi ini membuat saya harus berjuang keras menggapai pintu kamar mandi. Saya sudah membuat janji dengan JT untuk bertemu di depan kantor Bawasda, Salatiga, pukul 06.30. Setelah menang bergulat dengan kemalasan, saya pun bangkit. Salatiga pagi masih (terlalu) dingin buat saya. Niat mandi saya urungkan. Cuci muka dirasa cukup.

Go on »

Membawa UKSW Kembali ke Dunia Internasional

Masuknya UKSW ke dalam daftar 50 Universitas Menjanjikan di Indonesia, yang dikeluarkan oleh Ditjen Dikti, tentu saja belum cukup untuk membuktikan bahwa UKSW adalah universitas yang benar-benar berkualitas. Selain level pengakuan daftar tersebut yang masih dalam skala nasional, Ditjen Dikti juga tidak pernah memaparkan dengan jelas kronologi penyusunan daftar tersebut beserta kriteria-kriteria yang disertakan sebagai pertimbangan penyusunan, sehingga kebenaran daftar tersebut masih juga dipertentangkan di dalam negeri sendiri.

Go on »