Tag Archive for 'Neil Rupidara'

Menjawab Catatan Yosafati Gulo

Pertama, saya setuju bahwa sejak pendidikan dimassalkan dan diorientasikan pada kebutuhan pembangunan, sejak saat itulah pendidikan menjadi tidak manusiawi. Pertanyaan gampangnya, manusia untuk pembangunan atau pembangunan untuk manusia?

Go on »

Holland Dalam Bayangan

Andaikata aku punya kemampuan (juga kesempatan) untuk sekolah di Eropa dan diberi tiga pilihan antara Perancis, Belanda, dan Skotlandia, kemungkinan besar aku akan mencoba negeri yang kedua.

Go on »

Senter Ulang Trimester

Ketika merapikan arsip surat elektronik beberapa hari lalu, saya membaca ulang semua transkrip korespondensi yang pernah saya lakukan dengan beberapa narasumber semasa saya masih bergabung dengan Scientiarum. Salah satunya adalah soal trimester versus dwimester, yang percakapannya saya lakukan bersama Neil Semuel Rupidara, dosen Fakultas Ekonomi yang kini sedang studi doktoral di Macquarie University, Australia. Percakapan ini sendiri berlangsung sekitar awal Desember 2008. Setelah membacanya ulang, saya merasa harus menyiarkan transkrip ini, karena ia telah menjawab semua keraguan saya terhadap trimester, dan secara efektif telah menunjukkan kelemahan sistem kalender akademik yang dipakai Universitas Kristen Satya Wacana saat ini — separuh trimester (tiga semester dalam satu tahun), separuh lagi dwimester (dua semester dalam satu tahun), tapi berkedok semester ganjil, genap, dan “pengayaan”. Saya harap warga UKSW yang membaca transkrip ini bisa turut melempar pemikiran kritis terhadapnya, agar kita bisa mendapat kajian bermutu soal sistem kalender akademik kita. Selamat membaca!

Go on »

Ate Amanha

sa japaz Ate Amanha

Aku bingung bagaimana memulai ini. Akhir-akhir ini aku merasa susah sekali konsentrasi saat menulis. Aku duga ini karena work load di Scientiarum (SA) yang sudah melebihi kapasitasku. Kegiatanku memang tak hanya di SA, tapi “ber-SA” adalah kegiatan yang paling banyak makan waktu, pikiran, dan tenaga — kadang juga hati. Sudah setahun lebih aku di sini, sejak Oktober 2007. Dalam kurun waktu tersebut, aku belajar sekaligus jadi reporter, editor, dan pemimpin redaksi.

Go on »