Tag Archive for 'Satya Wacana'

Page 2 of 12

Muntu

Di tangan Bu Atin, sebatu muntu bisa lebih berguna dari laptop di tanganku. Selama muntunya masih bergerak melumat bumbu lotek di cobek, anak-anak Bu Atin masih bisa sekolah dan kuliah. Sementara laptopku, hampir tak ada yang kukerjakan bersamanya selain mendengarkan musik, menonton bokep, dan menulis notes di Facebook.

Go on »

Publikasi Nilai di Facebook

Ada seorang dosen muda mengumumkan nilai mahasiswa kelas ampuannya lewat Facebook. Apakah ini pantas dilakukan, dengan memperhatikan etika akademis dan norma transparan yang berlaku? Begitu pertanyaan yang masuk ke inbox.

Go on »

Menjawab Catatan Yosafati Gulo

Pertama, saya setuju bahwa sejak pendidikan dimassalkan dan diorientasikan pada kebutuhan pembangunan, sejak saat itulah pendidikan menjadi tidak manusiawi. Pertanyaan gampangnya, manusia untuk pembangunan atau pembangunan untuk manusia?

Go on »

Penangkal Dosa

Kebetulan itu ada. Dan ia hadir di kafe kampus kemarin, Rabu sore. Dengan kebetulan, Fredy mencetuskan ajakan untuk PA (pendalaman Alkitab) saat itu juga. Dan dengan kebetulan pula, ada satu Alkitab di tas saya.

“Mau bahas apa?” tanya saya.

“Apa saja. Dari Kejadian atau mana. Terserah,” jawab Fredy.

Go on »

Bukan Harga Mati

Baru-baru ini saya mendapat kehormatan untuk mengedit beberapa makalah yang menang lomba karya tulis ilmiah di kampus, dan akan diterbitkan. Saya sebut kehormatan soalnya saya sendiri belum pernah bikin makalah ilmiah, apalagi ikut lomba, apalagi sampai menang. Dengar kata “ilmiah” saja sudah grogi.

Go on »