Tag Archive for 'Slamet Haryono'

Di Bumi Seperti di Surga

Konon, dulu sekali ada benua bernama Atlantis. Luasnya kira-kira lebih besar dari Asia Kecil dan Libia digabung jadi satu. Pada Zaman Es puluhan ribu tahun lalu, benua ini adalah surga tropis dengan banyak gunung berapi. Daratannya subur dan makmur.

Karena kondisi alamnya mendukung, Atlantis jadi pusat peradaban dunia waktu itu. Budaya bercocok tanam, metalurgi, dan kota-kota pertama di dunia, katanya, muncul pertama kali di Atlantis.

Go on »

Di Rembang

Malam itu bau asin menyambut kami dengan semerbak. Angin menyapu wajah yang lelah, sementara gerbang itu mulai tampak. Dengan huruf kapital, padanya besar-besar terterak: REMBANG BANGKIT. Adakah Rembang pernah — atau tengah — tergeletak?

Mungkin seseorang punya jawabnya buat kami. Atau mungkin data-data ekonomi. Tiga tahun yang lalu, dua dosen sekolah tinggi ilmu ekonomi di kabupaten ini menulis di koran: sejak tahun 2005 Rembang adalah satu dari tiga kabupaten “tertinggal” di Jawa Tengah, selain Banjarnegara dan Wonogiri. Dua dosen itu mencatat ketergantungan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Rembang terhadap sokongan dana Pemerintah Pusat, karena pendapatan asli daerah (PAD) yang tak mumpuni. Sebuah abstrak skripsi tahun 2009 yang pernah saya temui mengafirmasi catatan ini.

Go on »

Aku Tukang Bohong

Salah satu wejangan Pramoedya Ananta Toer yang paling aku ingat — selain “menulis adalah bekerja untuk keabadian” — adalah “semua harus ditulis”. Tulis, tulis, dan tulis, suatu saat pasti berguna! Konon begitu kata Pram dalam novel Rumah Kaca-nya.

Go on »

Bocor Bocor Bocor

Aku baru saja pulang dari Jogja. Setelah mandi dan menjemur handuk di teras belakang kos, aku mencium bau keras bensin, yang ternyata menetes dari tangki motorku, yang terparkir beberapa meter jauhnya dari tempat itu.

Semua bermula dari rencanaku pergi ke Pantai Siung bersama James minggu ini, yang kemudian batal dan diganti dengan rencana ke Gereja Ganjuran di Bantul, dan sebuah perpustakaan Jawa di Jogja yang dirujuk Sinuhun Tedjowoelan (Pakubuwono XIII) dalam wawancaranya dengan tabloid Gloria. Tapi pagi tadi James mengirim pesan singkat, dia tak bisa pergi karena ada rapat. Maka setelah lewat tengah hari, aku putuskan untuk ke Jogja bersama Arya.

Go on »