Desember ini aku datang ke Surabaya dua kali. Yang pertama sekitar tiga minggu lalu. Waktu itu aku sudah janji kepada Ibu untuk datang ke rumahnya, segera setelah urusan penerbitan majalah Scientiarum beres. Penerbitan majalah bulan ini adalah tugas terakhirku sebagai pemimpin redaksi, sehingga ia menempati prioritas pertama.